Sunday, August 31, 2014

What They Don't See


I go on to many dates
But I can't make 'em stay 
At least that's what people say, mmm-mmm 
That's what people say, mmm-mmm 

But I keep cruising 
Can't stop, won't stop moving 
It's like I got this music 
In my mind 
Singing, "It's gonna be alright." 

'Cause the players gonna play, play, play, play, play 
And the haters gonna hate, hate, hate, hate, hate 
Baby, I'm just gonna shake, shake, shake, shake, shake 
I shake it off, I shake it off 
Heart-breakers gonna break, break, break, break, break 
And the fakers gonna fake, fake, fake, fake, fake 
Baby, I'm just gonna shake, shake, shake, shake, shake 
I shake it off, I shake it off 

I never miss a beat 
I'm lightning on my feet 
And that's what they don't see, mmm-mmm 
that's what they don't see, mmm-mmm 

I'm dancing on my own (dancing on my own) 
I make the moves up as I go (moves up as I go) 
And that's what they don't know, mmm-mmm 
that's what they don't know, mmm-mmm

Happy Sunday ;D

Saturday, August 30, 2014

Mini Review: X-Men: The Days of Future Past and Into The Storm

X-Men: The Days of Future Past
Genre:
Action
Director:
Bryan Singer
Cast:
Hugh Jackman, James McAvoy, Michael Fassbender, Jennifer Lawrance, Nicholas Hoult, Halle Berry, Anna Paquin, Ellen Page, Evan Peters, Peter Dinklage, Ian McKellen, Patrick Stewart, Shawn Ashmore, Omar Sy, Daniel Cudmore, and Fan Bingbing


Di masa depan, para mutan mengalami krisis dan terancam keamanannya karena sebuah senjata buatan pemerintah yang bisa mengadaptasi kemampuan mereka. Semuanya itu terjadi karena di masa lalu, Raven alias Mystique melakukan pembunuhan pertamanya. Prof X lalu mengirim Logan alias Wolverine ke masa lalu untuk memcegahnya sekaligus mengubah masa depan. Kesulitannya adalah harus mengumpulkan Charles muda dan Erik muda. Itu bukanlah hal yang mudah mengingat perpisahan mereka sebelumnya.

X-Men: The Days of Future Past ini rame, menegangkan dan tentunya sangat menghibur. Sebelumnya aku berpikir akan merasa kesulitan dan juga kebingungan dengan identitas mutan yang begitu banyak. Karena kejujurnya, aku cuma karakter mutan dari First Class, satu-satunya film X-Men yang udah aku tonton dan Wolverine, karena dia punya film sendiri (yang belum aku tonton) dan juga muncul di film First Class. Tapi ternyata film lebih berpusat ke masa lalu dan Jennifer Lawrence eh, maksudnya Mystique. Setelah selesai menonton filmnya, aku baru mengerti dengan desain posternya. Tapi agak berharap karakter lain juga punya ruang atau nggak, ukuran yang lebih besar di posternya.

My favorite scene: Erik dibawa Peter alias Quicksilver keluar dari penjara yang super ketat. Mereka melewati para pengawal dan tiba di lift dalam hitungan detik. Wow!


***

Into The Storm
Genre:
Drama/Disaster
Director:
Steve Quale
Cast:
Richard Armitage, Sarah Wayne Callies, Matt Walsh, Alycia Debnam-Carey, Arlen Escarpeta, Jeremy Sumpter, Nathan Kress, Max Deacon, Kyle Davis, Scott Lawrence and Jon Reep


Di sebuah kota kecil, seorang wakil kepala sekolah, Gary dan kedua anak laki-lakinya, Donnie dan Trey, menyiapkan upacara kelulusan sekolah menengah atas. Donnie dan Trey merekam segala aktivitas dan meminta komentar dari orang-orang sekitar dan kemudian menjadikannya sebagai kapsul waktu untuk masa depan. Lalu ada Peter dan timnya yang berusaha mengejar tornado untuk sebuah acara televisi. Mereka dibantu Allison yang ahli di bidang tersebut. Terakhir ada dua sekawan yang mengejar tornado dengan harapan membuat mereka terkenal di situs YouTube.

Untuk masalah efek, Into The Storm ini oke banget. Beneran bikin aku takut sekaligus sedikit memacu adrenalin. Tapi untuk masalah jalan cerita, udah lupain aja. Sejak aku melihat kesamaan dari ketiga kelompok tersebut, kamera dan merekam segalanya, aku langsung kepikiran Paranormal Activity. Dan pikiran itu juga yang bikin aku merasa sedang menonton film horor. Padahal, kan, bukan. Dan kesimpulan dari nonton film ini adalah selamatkan diri dari bencana dengan masuk ke rumah ibadah. Jika gagal, cari tempat lain lalu tunggu sampai tornado itu benar-benar lelah dengan 'kemarahannya' dan pergi dengan sendirinya. Ckck.

My favorite part: Pete berada di tengah-tengah putaran tornado, terlempar teratas dan melihat keadaan di atas awan. Indah sekaligus miris.

Friday, August 29, 2014

My Sweet Escape

Ini adalah kumpulan writing progress yang aku tulis saat mengikuti kompetisi Bulan Narasi. Untuk yang belum tau apa itu Bulan Narasi, bisa klik di sini. Di post tersebut aku juga menjelaskan acara Awarding Nightnya.

Cover novelku yang diikutsertakan dalam kompetisi tersebut

Walaupun aku nggak menang, aku pengen menyimpan kenangan penulisan novel tersebut. Memang sih sampai saat ini semua writing progress ini bisa diakses di blog Bulan Narasi. Tapi aku takut semuanya hilang dan tak berbekas. Makanya aku menyalinnya ke blog ini.

Enjoy, (but I doubt you would):p

---

// APRIL 30, 2014 // 

Bonjour, teman-teman penulis pemberani!

Apa yang kalian rasakan sehari sebelum acara nulis bareng ini dimulai? Kalo aku sih sedikit deg-degan. Bisa gak ya aku nulis novel dalam satu bulan? Gimana ya cara membuka cerita di novel ini? dan pertanyaan lain yang bikin perut melilit. Tapi perutku juga merasakan sensasi menyenangkan. I’m excited! Kebayang rame dan asyiknya menciptakan adegan-adegan yang membuat dua karakter bersisian.

Speaking of, karakter utama di cerita yang aku beri judul sementara The Sweet Escape ini ada dua, Shindy Rengganis dan Andri Nugraha. Mereka bertemu di kereta yang membawa mereka ke Surabaya. Tujuan perjalanan mereka sama, pulau Bali. Tapi alasan mereka melakukan perjalanan sangat berbeda. Shindy mau mengejar cinta, sedangkan Andri justru melarikan diri dari cinta. Apa aja ya yang bakal terjadi pada dua orang yang berbeda pikiran ini? Aku gak sabar banget buat menuliskannya!

Ngomong-ngomong, gimana dengan cerita milik kalian? Siapa aja karakternya? Udah siap bikin mereka ketar-ketir selama sebulan ini? Hahaha. Good luck and have fun y’all :D

xo
@dhanarun

---

// MAY 3, 2014 //  

Halooo, 801 penulis pemberani!

Ada yang penasaran gak kenapa judulnya writing progress kedua ini mirip filmnya Seth Rogen dan James Franco yang tayang tahun lalu? Belum nonton film itu? Atau mungkin kamu kaget dan bertanya dalam hati, ‘ini baru hari ketiga dan kamu udah nyampe ending?’. Hahaha, nggak dong. Bab 1-nya aja belum bener-bener rampung. Mungkin karena aku gak tau ceritanya mau dibawa kemana.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...