MY LATEST VIDEO ON YOUTUBE



Read the story of this newbie booktuber here ;D

Sunday, April 26, 2015

[BLOG TOUR & GIVEAWAY] To All the Boys I’ve Loved Before


Halooooo! Penerbit Spring mengeluarkan buku keduanya, To All the Boys I’ve Loved Before karya Jenny Han. Aku mendapat kesempatan untuk menjadi salah satu host blog tour dan membagikan dua buah novel gratis. Baca review di bawah ini dan ikuti juga giveaway-nya, ya :D

Jenny Han
380 Halaman
Penerbit Spring, April 2015
Rp. 64.000,-

LARA JEAN MENYIMPAN SURAT-SURAT CINTANYA DI SEBUAH KOTAK TOPI PEMBERIAN IBUNYA

Surat-surat itu bukan surat cinta yang ditujukan untuknya, tapi surat yang ia tulis. Ada satu surat untuk setiap cowok yang pernah ia cintai – totalnya ada lima pucuk surat. Setiap kali menulis, ia mencurahkan semua perasaannya. Ia menulis seolah-olah mereka tidak akan pernah membacanya karena surat itu memang hanya untuk dirinya sendiri.

Sampai suatu hari, semua surat-surat rahasianya itu tanpa sengaja terkirimkan – entah oleh siapa.
Saat itu juga, kehidupan cinta Lara Jean yang awalnya biasa-biasa saja menjadi tak terkendali. Kekacauan itu melibatkan semua cowok yang pernah ia tulis di surat cintanya – termasuk cinta pertamanya, pacar kakaknya, dan cowok terkeren di sekolah.

Tadinya kalau tidak terpilih menjadi host blog tour untuk To All the Boys I’ve Loved Before, aku akan mengikuti semua giveaway dan berusaha mati-matian untuk menang. Tapi ternyata aku terpilih! Senangnya minta ampuuuun! Begitu paket bukunya datang, langsung aku baca dan selesai keesokan harinya. Sedihnya, aku harus menunggu hampir sebulan untuk membaginya di blog, hehehe.  Now, let’s review it :D

"Apa kau tahu bagaimana rasanya sangat menyukai seseorang sampai perasaan itu tak tertahankan dan tahu kalau mereka tidak akan pernah merasakan hal yang sama? Mungkin tidak."– halaman 81

Lara Jean Song Covey menulis surat cinta sebagai pelampiasan atas perasaannya yang tak terbalas. Walaupun surat-surat tersebut tersegel, diberi nama dan alamat penerima, Lara Jean tidak berniat mengirimkannya. Semua itu disimpannya dalam sebuah kotak topi pemberian mendiang ibunya. Salah satu surat itu ditujukan untuk Josh Sanderson, yang merupakan tetangga baik dan pacar kakaknya, Margot. Di luar dugaan, Margot memutuskan hubungannya dengan Josh karena akan pergi kuliah ke Skotlandia. Perasaan Lara Jean jadi bercabang. Dia bisa saja mendekati Josh tapi dia tidak mungkin mengkhianati Margot. Setelah keberangkatan Margot, hubungan Lara Jean dan Josh pun jadi renggang. Josh tidak lagi rutin mengunjungi dan bermain dengan Lara Jean dan adik kecilnya, Kitty.

Saat tahun ajaran baru dimulai, Lara Jean menemukan surat-surat rahasianya terkirim oleh entah siapa. Satu persatu penerimanya mulai menanyakan isi surat tersebut, termasuk Josh. Lara Jean panik dan takut informasinya sampai ke telinga Margot. Agar tidak terlalu malu, dia mengatasinya dengan mengakui sudah mempunyai pacar. ‘Pacar’-nya itu Peter Kavinsky yang kebetulan sedang lewat. Murid terpopuler di sekolah itu baru saja putus dari pacarnya, Genevieve. Gosip yang beredar mengatakan Gen mencampakan Peter, sangat melukai harga dirinya. Maka dari itu dia setuju dengan hubungan romantis bohongannya dengan Lara Jean.

Saturday, April 25, 2015

Ashes to Ashes

Jenny Han dan Siobhan Vivian
387 Halaman
Simon & Schuster Children's Publishing, September 2014
eBook

New Year's Eve ended with a bang and Mary, Kat and Lillia may not be prepared for what is to come.

After Rennie's death, Kat and Lillia try to put the pieces together of what happened to her. They both blame themselves. If Lillia hadn't left with Reeve... If Kat had only stayed with Rennie... Things could have been different. Now they will never be the same.

Only Mary knows the truth about that night. About what she is. She also knows the truth about Lillia and Reeve falling in love, about Reeve being happy when all he deserves is misery, just like the misery he caused her. Now their childish attempts at revenge are a thing of the past and Mary is out for blood. Will she leave anything in her wake or will all that remain be ashes?

Saking penasarannya dengan akhir dari seri ini, aku tak sengaja membaca sinopsis Ashes to Ashes yang mempunyai spoiler besar! Itu saat aku belum beres membaca Fire with Fire. Selain itu aku agak kesal karena mendapatkan edisi dengan desain cover yang sedikit berbeda dengan dua buku sebelumnya. Sama bagusnya, sih, tapi .. Now, let’s review it :D

"’If we’re going to do this, no one can know. It can’t be like what happened tonight. We need to be careful.’
‘Okay. I’ll do whatever you want. However you want to do it. I feel like I can’t breathe when I’m not with you, Cho.’"

Kepergian Rennie membuat semua orang merasa kehilangan. Walaupun begitu Kat senang di saat terakhir, dia dan teman lamanya itu sudah berbaikan. Dia juga semakin mantap untuk pergi sejauh mungkin dan menghadapi masa depan di luar Jar Island. Sedangkan Lillia Cho merasa sangat bersalah. Dia tidak tahu apa yang terjadi, tapi dia rasa hubungannya dengan Reeve Tabatsky menjadi salah satu alasan di balik peristiwa tragis itu. Hubungan yang harusnya berakhir malah menjadi semakin dalam, membuat mereka ditinggalkan teman-temannya, terutama Alex Lind.

Sementara Mary Zane akhirnya sadar dirinya tidak nyata dan bertanya-tanya kenapa dia tidak bisa pergi dengan tenang. Sambil terus memperkuat kemampuannya, dia mengawasi kehidupan Kat, Lillia dan Reeve. Melihat mereka bersama bagai teman dekat dan berbahagia membuat Mary marah. Dia melampiaskannya dengan menghancurkan hal yang paling mereka jaga dan berencana membunuh Reeve.

Friday, April 24, 2015

Fire with Fire

Jenny Han dan Siobhan Vivian
333 Halaman
Simon & Schuster UK, 2013
eBook

When sweet revenge turns sour… Book two of a trilogy from New York Times bestselling author Jenny Han and Siobhan Vivian.

Lillia, Kat, and Mary had the perfect plan. Work together in secret to take down the people who wronged them. But things didn’t exactly go the way they’d hoped at the Homecoming Dance.
Not even close.

For now, it looks like they got away with it. All they have to do is move on and pick up the pieces, forget there ever was a pact. But it’s not easy, not when Reeve is still a total jerk and Rennie’s meaner than she ever was before.

And then there’s sweet little Mary…she knows there’s something seriously wrong with her. If she can’t control her anger, she’s sure that someone will get hurt even worse than Reeve was. Mary understands now that it’s not just that Reeve bullied her—it’s that he made her love him.

Eye for an eye, tooth for a tooth, burn for a burn. A broken heart for a broken heart. The girls are up to the task. They’ll make Reeve fall in love with Lillia and then they will crush him. It’s the only way he’ll learn.

It seems once a fire is lit, the only thing you can do is let it burn...

Walaupun tidak terlalu suka dengan seri pertamanya, Burn to Burn, aku memberi kesempatan untuk sekuelnya, Fire with Fire. Lagipula aku agak penasaran dengan keadaan setelah ending yang mengejutkannya dan sangat tertarik dengan ide balas dendam selanjutnya yang tertulis di sinopsisnya. Now, let’s review it ;D

"It’s another punch to the gut. Reeve couldn’t care less about seeing me and the nasty thing he said; he didn’t even care enough to apologize. But Lillia Cho calls him a bad person and he’s in tears.
I know why. Reeve likes her"

Kejadian di dansa Homecoming di luar rencana Lillia Cho, Kat DeBrassio dan Mary Zane. Kat tak henti menenangkan Lillia dan Mary merasa bersalah untuk hal yang berbeda. Walaupun rencana mereka berakhir dan tidak ada yang tahu, semua tidak kembali seperti dulu. Rennie bersikap dingin dan tidak mengakui kehadiran Lillia. Sedangkan Reeve Tabatsky, dengan kondisi kaki dan posisinya yang tidak menguntungkan untuk masuk universitas, masih bertindak seenaknya. Saat dia dan Mary bertemu di malam Halloween, dia mengucapkan kata-kata menyakitkan. Lillia membentak Reeve dengan kata-kata yang lebih kejam. Tak disangka, Reeve menelan ucapan itu dan sempat menangis. Mary lalu menyadari kalau Reeve diam-diam menyukai Lillia.

Rencana balas dendam baru pun dibuat, Lillia akan membuat Reeve jatuh cinta padanya lebih dalam lalu mencampaknya. Dengan alasan ujian berenang, Lillia berhasil membuat Reeve menghabiskan waktu dengannya. Sementara itu, Kat berusaha masuk ke universitas idamannya dengan melakukan hal, termasuk berpasangan dengan Alex Lind dalam membuat personal statement. Lain dengan Mary. Dia tahu ada yang berbeda dalam dirinya. Dia mulai melatih kemampuan misterius itu sedikit demi sedikit.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...